11 Objek Wisata di Lampung yang Wajib Masuk Daftar Liburan Tahun Baru 2027

Lampung memiliki pilihan wisata yang sangat beragam. Dalam satu provinsi, wisatawan bisa snorkeling di pulau berair jernih, melihat kawasan konservasi gajah Sumatra, berburu lumba-lumba liar, menikmati ombak kelas dunia, hingga bersantai di perbukitan dengan panorama city light.

Tak heran jika pencarian objek wisata di Lampung terus menarik perhatian wisatawan yang sedang menyusun rencana perjalanan ke provinsi di ujung selatan Sumatra ini.

objek wisata di Lampung Pulau Pahawang

1. Pulau Pahawang, Pesawaran

Pulau ini berada di Kabupaten Pesawaran dan dikenal dengan pantai berpasir putih, perairan yang relatif jernih, terumbu karang, serta berbagai spot snorkeling. Pahawang Besar merupakan pulau berpenghuni, sedangkan Pahawang Kecil berada tidak jauh di sebelahnya.

Aktivitas yang paling banyak dilakukan wisatawan adalah snorkeling, island hopping, berenang, berfoto di pantai, dan menginap di kawasan pulau.

Perjalanan umumnya dimulai dari kawasan Dermaga Ketapang, Pesawaran, kemudian dilanjutkan menggunakan perahu menuju Pahawang dan sejumlah spot snorkeling di sekitarnya.

Pulau Pahawang cocok untuk perjalanan satu hari maupun menginap satu malam.

Cocok untuk: snorkeling, wisata keluarga, rombongan, island hopping.

Taman Nasional Way Kambas Lampung

2. Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur

Taman Nasional Way Kambas merupakan salah satu ikon wisata alam dan konservasi Lampung.

Kawasan ini menjadi habitat berbagai satwa Sumatra, termasuk gajah Sumatra, badak Sumatra, harimau Sumatra, tapir, serta berbagai jenis burung.

Ada perubahan penting pada 2026. Setelah layanan wisata alam sempat ditutup sejak Januari, Taman Nasional Way Kambas kembali membuka kunjungan wisata alam secara terbatas mulai 30 Mei 2026. Model kunjungannya kini lebih menekankan konservasi, edukasi, kesejahteraan satwa, dan pengalaman menikmati ekosistem secara bertanggung jawab.

Karena merupakan kawasan konservasi, wisatawan sebaiknya mengikuti rute, aturan, dan aktivitas yang telah ditentukan pengelola.

Cocok untuk: wisata konservasi, edukasi, fotografi alam, keluarga.

3. Teluk Kiluan, Tanggamus

Salah satu pengalaman wisata yang berbeda di Lampung bisa ditemukan di Teluk Kiluan, Kabupaten Tanggamus.

Teluk Kiluan terkenal sebagai kawasan untuk melihat lumba-lumba liar di habitat alaminya. Perjalanan biasanya dilakukan pagi hari menggunakan perahu kecil bersama pemandu lokal.

Selain menyaksikan lumba-lumba, kawasan Kiluan mempunyai pemandangan teluk, pantai, bebatuan, serta lagoon yang dapat menjadi tujuan tambahan. Dinas Pariwisata Lampung juga memasukkan aktivitas melihat lumba-lumba, menikmati lagoon, camping, dan wisata alam sebagai daya tarik kawasan ini.

Kemunculan lumba-lumba tentunya merupakan fenomena alami sehingga tidak pernah dapat dijamin pada setiap perjalanan.

Cocok untuk: petualangan, wisata laut, fotografi, perjalanan bersama teman.

4. Pantai Tanjung Setia, Pesisir Barat

Pantai Tanjung Setia Krui Lampung

Jika Pahawang terkenal dengan snorkeling, Tanjung Setia terkenal dengan ombaknya.

Pantai di kawasan Pesisir Barat ini merupakan salah satu tujuan peselancar yang datang ke Krui. Dinas Pariwisata Lampung mencatat Tanjung Setia memiliki ombak yang menjadi daya tarik bagi peselancar dalam maupun luar negeri.

Namun, tidak harus bisa surfing untuk menikmati Tanjung Setia.

Wisatawan bisa menikmati pantai, pohon kelapa, sunset, suasana pesisir, hingga menginap di berbagai penginapan yang berkembang di sepanjang kawasan Krui.

Perjalanan dari Bandar Lampung memang cukup panjang, sehingga Tanjung Setia lebih cocok dimasukkan ke itinerary minimal dua hari.

Cocok untuk: surfing, sunset, backpacker, perjalanan beberapa hari.

5. Danau Ranau, Lampung Barat

Untuk wisata pegunungan dan danau, salah satu pilihan menarik adalah Danau Ranau.

Bagian Lampung dari kawasan Danau Ranau dapat dinikmati melalui wilayah Lumbok Seminung, Lampung Barat. Panorama danau berpadu dengan Gunung Seminung dan udara dataran tinggi yang lebih sejuk.

Aktivitas yang dapat dilakukan antara lain bersantai di tepi danau, naik perahu, camping, menikmati pemandangan matahari terbit atau terbenam, hingga berkunjung ke kawasan pemandian air panas.

Akses ke kawasan ini juga mendapat tambahan pilihan transportasi pada 2026. Bus Perintis DAMRI trayek Liwa–Danau Ranau Lumbok Seminung mulai beroperasi pada Januari 2026.

Cocok untuk: wisata alam, camping, road trip, pencinta suasana sejuk.

6. Pulau Wayang, Pesawaran

Selain Pahawang, Kabupaten Pesawaran mempunyai Pulau Wayang yang menawarkan panorama berbeda.

Daya tarik utamanya adalah gugusan pulau dan batu karang yang menjulang dari laut. Bentuk formasi tersebut membuat panorama Pulau Wayang sering dibandingkan dengan gugusan pulau karst dalam versi yang lebih kecil.

Akses menuju kawasan dilakukan menggunakan perahu. Indonesia Travel mencatat perjalanan menuju dermaga di Pesawaran dari Bandar Lampung memerlukan sekitar satu sampai dua jam, kemudian dilanjutkan perjalanan laut menuju kawasan Pulau Wayang.

Karena perjalanan sepenuhnya dipengaruhi kondisi laut, kunjungan sebaiknya direncanakan ketika cuaca mendukung.

Cocok untuk: island hopping, fotografi, wisata laut, trip bersama rombongan.

7. Air Terjun Way Lalaan, Tanggamus

Wisata Lampung tidak selalu identik dengan pantai dan pulau. Di Tanggamus terdapat Air Terjun Way Lalaan yang bisa menjadi pilihan untuk wisata alam yang lebih sejuk.

Destinasi ini berada di Pekon Kampung Baru, Kecamatan Kota Agung Timur, sekitar 10 kilometer dari pusat Kota Agung.

Kawasan Way Lalaan memiliki dua bagian air terjun yang dikenal sebagai Way Lalaan I dan Way Lalaan II. Pengunjung juga dapat menikmati aliran sungai, pepohonan, dan suasana lembah di sekitar kawasan.

Informasi resmi Dinas Pariwisata Lampung mencantumkan harga tiket Rp10.000 dan jam operasional sekitar pukul 09.00–17.00 WIB. Tarif dan jam buka tetap perlu diperiksa kembali sebelum berkunjung.

Cocok untuk: keluarga, wisata alam, piknik, bermain air.

8. Krakatau Park, Lampung Selatan

Bagi wisatawan yang datang bersama anak, Krakatau Park bisa menjadi salah satu tujuan utama di Lampung Selatan.

Lokasinya berada di kawasan Bakauheni dan relatif dekat dengan Pelabuhan Bakauheni. Taman rekreasi ini mempunyai puluhan wahana, mulai dari permainan anak hingga wahana yang lebih menantang.

Beberapa wahana yang dapat ditemukan di kawasan ini antara lain Kincir Raksasa, Lava Seluncur, Puting Beliung, Ayunan Terbang, Kerajaan Air, Sinema 4D, hingga berbagai permainan anak.

Krakatau Park cocok dijadikan tujuan pertama atau terakhir bagi wisatawan yang melakukan perjalanan melalui Pelabuhan Bakauheni.

Cocok untuk: keluarga, anak-anak, rombongan sekolah, perjalanan dari Pulau Jawa.

9. Bukit Aslan, Bandar Lampung

Tidak punya banyak waktu untuk keluar Bandar Lampung? Bukit Aslan menjadi pilihan untuk menikmati panorama kota tanpa perjalanan jauh.

Destinasi di Way Gubak, Kecamatan Sukabumi ini menawarkan pemandangan Bandar Lampung, perbukitan, serta Teluk Lampung dari kawasan yang lebih tinggi.

Waktu yang menarik untuk datang adalah menjelang sore. Pengunjung dapat menikmati suasana saat terang, menunggu sunset, kemudian melihat city light setelah malam tiba.

Selain panorama, tersedia camping, playground, area kuliner, gazebo, spot foto, dan ATV Forest Adventure.

Informasi resmi pariwisata Lampung mencantumkan tiket sekitar Rp35.000 dan jam kunjungan pukul 14.00–22.00 WIB.

Cocok untuk: sunset, city light, pasangan, camping.

10. Puncak Mas, Bandar Lampung

Pilihan wisata perbukitan lainnya adalah Puncak Mas di Sukadanaham.

Daya tarik utama Puncak Mas adalah panorama Bandar Lampung dari ketinggian. Saat sore, wisatawan bisa melihat matahari turun dan kemudian menikmati lampu kota pada malam hari.

Di kawasan ini tersedia spot foto, gazebo, playground, food court, kafe, hingga sepeda gantung. Salah satu ciri khasnya adalah keberadaan musala di atas pohon.

Informasi destinasi Dinas Pariwisata Lampung mencantumkan tiket sekitar Rp22.000. Harga dapat berubah sehingga sebaiknya diperiksa lagi sebelum datang.

Cocok untuk: keluarga, pasangan, sunset, city light.

11. Taman Wisata Lembah Hijau, Bandar Lampung

Untuk wisata keluarga yang ingin menghabiskan hampir satu hari di satu lokasi, ada Taman Wisata Lembah Hijau.

Kawasan wisata ini berada di Sukadanaham, Bandar Lampung. Di dalamnya terdapat taman satwa, wahana air, aktivitas outbound, permainan keluarga, hingga berbagai fasilitas rekreasi.

Dinas Pariwisata Lampung mencatat kawasan Lembah Hijau memiliki luas sekitar 30 hektare dan memadukan kegiatan rekreasi dengan edukasi satwa.

Karena aktivitasnya cukup banyak, destinasi ini lebih nyaman dikunjungi sejak pagi.

Cocok untuk: keluarga dengan anak, rombongan, wisata edukasi.

Objek Wisata Lampung Mana yang Sebaiknya Dipilih?

Pilihan terbaik bergantung pada durasi perjalanan dan jenis aktivitas yang diinginkan.

Untuk wisata bahari dan snorkeling, Pulau Pahawang bisa ditempatkan sebagai prioritas. Jika ingin pengalaman yang lebih adventurous, pertimbangkan Teluk Kiluan atau Pulau Wayang.

Pencinta surfing dan road trip dapat mengarahkan perjalanan menuju Tanjung Setia dan kawasan Krui, sedangkan suasana pegunungan dapat ditemukan di Danau Ranau.

Untuk perjalanan konservasi, Taman Nasional Way Kambas menawarkan pengalaman berbeda dari wisata rekreasi biasa.

Sementara wisatawan yang hanya mempunyai satu atau dua hari dan menginap di Bandar Lampung dapat memilih Bukit Aslan, Puncak Mas, atau Lembah Hijau.

Rekomendasi Itinerary Berdasarkan Durasi

Jika hanya mempunyai 1 hari, pilih destinasi yang lokasinya berdekatan dengan tempat menginap. Dari Bandar Lampung, wisatawan dapat mengunjungi Bukit Aslan, Puncak Mas, atau Lembah Hijau.

Untuk 2 hari 1 malam, Pulau Pahawang menjadi pilihan menarik. Hari pertama dapat digunakan untuk perjalanan menuju Pesawaran dan menikmati pulau, sedangkan hari kedua dapat diisi dengan destinasi di Bandar Lampung.

Jika memiliki 3 hari atau lebih, pilihan semakin luas. Wisatawan dapat membuat road trip menuju Krui, Danau Ranau, Way Kambas, atau kawasan Tanggamus.

Jangan memaksakan terlalu banyak destinasi dalam satu hari. Jarak antarkabupaten di Lampung bisa cukup jauh sehingga waktu perjalanan perlu masuk dalam perhitungan itinerary.

Waktu Terbaik Berwisata di Lampung

Untuk wisata pulau dan snorkeling, kondisi cuaca dan laut menjadi faktor paling penting. Perjalanan lebih nyaman ketika ombak tidak terlalu besar dan tidak terjadi hujan lebat.

Destinasi perbukitan seperti Bukit Aslan dan Puncak Mas lebih menarik dikunjungi sore hari agar bisa menikmati sunset sekaligus city light.

Sedangkan Way Kambas dan wisata alam lainnya sebaiknya dikunjungi sesuai jam layanan resmi karena sebagian kawasan memiliki aturan kunjungan khusus.

Selalu periksa cuaca, jam operasional, harga tiket, kondisi jalan, serta informasi terbaru dari pengelola sebelum berangkat.

Bagikan artikelKirim panduan ini kepada teman perjalananmu